Penerapan metode Value chain dan Four Stage Life Cycle untuk menentukan kandidat aplikasi pada Laboratorium ITCC STT-PLN

Hendra Jatnika, Luqman, Dewi Arianti Wulandari   Jurusan Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknik PLN Jakarta Email :h.jatnika.sttpln@gmail.com ABSTRAK   Strategi dan kebijakan dalam suatu organisasi yang profit oriented juga mempunyai misi sosial (public service) yang mengutamakan pada layanan konsumen. Perkembangan sistem informasi dan teknologi informasi akan berdampak pada persaingan yang semakin kompetitif, hal ini berlaku juga di dunia seretifikasi menuntut pihak pengelola untuk membangun dan mengembangkan sistem informasi dalam membantu aktifitas bisnis, mencapai tujuan organisasi dan layanan bagi stake holder terutama yang berhubungan dengan data, informasi, teknologi dan aplikasi, ditemukan beberapa kasus pengelolaan sistem informasi mengalami kegagalan dalam mencapai tujuan (objective) organisasi karena pemanfaatan ini tidak sesuai dengan arah dan tujuan organisasi  Metode value added chain, yaitu untuk  mendeskripsikan cara melihat bisnis sebagai rantai aktifitas yang mengubah input menjadi output  sedangkan Four Stage Life Cycle Business System Planning (BSP) adalah tool yang digunakan untuk menentukan turunan dari fungsi bisnis dan kandidat aplikasi yang terkait dengan produk/layanan yang diberikan oleh fungsi bisnis. ITCC (Information Technology Certification Center) STT PLN adalah laboratorium yang menangani beberapa program sertifikasi baik itu berskala internasional, diperlukan adanya keselarasaan pemanfaatan sistem informasi dan teknologi informasi yang sesuai dengan arah dan tujuan perguruan tingggi, sehingga diperlukan aplikasi dan teknologi serta rencana implementasi dari arsitektur yang telah dibuat untuk mendukung aktivitas bisnis demi pencapaian misi organisasi.   Kata kunci: ITCC, Value added chain , STT-PLN, Four Stage Life Cycle